Tuesday, November 10, 2015

ELEP 2015 FROM BRUNEI WITH LOVE: The 1st Week

DINNER RECEPTION
Para peserta ELEP 2015 diterima secara resmi melalui suatu acara jamuan makan malam yang diselenggarakan di Hotel  Kiulap Plaza yang dihadiri oleh Duta Besar US untuk Brunei serta seluruh perwakilan Kedutaan Besar peserta ELEP 2015 yang terdiri atas 10 negara.


Delegasi Indonesia
M Yusuf, Zainul Aminin, Fatma Hetami, Indriyati Rodjan, Mutiara Anggun, Furqan
In our traditional country attire

LEADERSHIP COURSE 
Kegiatan akademik pertama diawali dengan kegiatan Leadership Course di gedung ILIA UBD

Modul Leadership Course



Our Hope and Fears


My Journey Line



Let's share our journey line
Who am I? Three facts of me...
















HOMESTAY DI RUMAH PANGGUNG IBAN DAN KUALA BELALONG FIELD TRIP
Bagian terpenting dan berkesan pada akhir pekan pertama di Brunei adalah Home stay di rumah panggung suku Iban dan dilanjutkan mengunjungi Kuala Belalong dan Taman Nasional Temburong plus menyusuri sungainya dengan perahu. 

Rumah panggung suku Iban di Temburong










Monday, November 9, 2015

ELEP 2015 FROM BRUNEI WITH LOVE: My Arrival on Brunei

Tahun ini alhamdulillah Allah memberkahi dengan dua short course berturut turut. Yang pertama adalah Short Course Language Assessment di RELC Singapura di awal tahun 2015 dan selanjutnya ternyata Brunei US ELEP 2015 pada bulan September hingga November 2015. Sebenarnya ketika menerima  email pemberitahuan bahwa aku lolos seleksi sebagai peserta kegiatan ini, aku agak kaget. Karena semula aku pikir aku tidak lolos karena kupikir tak ada pengumuman pada bulan Juli. Aku kirim berkas seleksinya pada pertengahan April. Program ini berlangsung selama 11 minggu yang terdiri dari 7 minggu di Brunei dan 4 minggu di Hawaii!!! oooh so excited of course karena aku sendiri belum pernah ke Hawaii.

Setelah seluruh persiapan baik Visa US dan segala administrasi akhirnya aku berangkat ke Brunei pada tanggal 6 September 2015. Ada 6 orang peserta dari Indonesia yang terbagi atas diplomat dan teacher trainer. Di bagian Diplomat ada M. Yusuf dan Mutiara Anggun dari Kementrian Luar Negeri, sedangkan dari bagian Teacher Trainer ada aku, mbak Fatma Hetami dari UNNES, Zainul Aminin dari UNESA dan Pak Furqan dari Aceh.
My Ticket Jakarta - Brunei in Royal Brunei Airline

Bagian terberat dari perjalanan dan kepergian ini adalah meninggalkan gadis kecilku satu satunya karena dia masih baru saja masuk SMP.  Tapi aku percaya perjalanan ini kelak juga untuk masa depan keluargaku.  Allah akan selalu menjaga gadis kecilku.

Dan setelah sekitar dua jam perjalanan maka sampailah aku dan peserta Indonesia di Bandara Udara Bandar Seri Begawan Brunei. Kami sudah dijemput oleh officer khusus untuk mengurus Visa On Arrival di pos imigrasi. Setelah melewati imigrasi, kami telah ditunggu oleh tim penjemput dari Universiti Brunei Darussalam (UBD)











Kami selanjutnya diantar menuju ke The Core Residential College, tempat kami akan tinggal selama 7 minggu di Brunei....WELCOME TO BRUNEI!!!!
Inilah tampilan The Core Residential College. Terdiri dari beberapa Tower. Dan aku dapat jatah tinggal di Tower 5 dengan no apartemen 102. Ada 5 orang teman yang akan menjadi "housemates" ku selama 7 minggu: ada Phally dari Cambodia, Su Su dari Myanmar, Seng Many dari Lao dan Nija dari Malaysia. 

Wednesday, September 2, 2015

ADVANCED SPECIALIST CERTIFICATE IN LANGUAGE ASSESSMENT

Advanced Specialist Certificate in Language Assessment
(SEAMEO RELC Singapore)

It was really a very wonderful opportunity for me  to attend one of the outstanding courses in SEAMEO RELC Singapore. The course was Advanced Specialist Certificate in Language Assessment. This course is specially designed for language instructors and assessors who are interested in understanding and applying both assessment for learning (AfL) and assessment of learning (AoL) within the context of their respective institution’s English language syllabuses or courses. It will raise their awareness and appreciation of how AfL complements AoL in language assessment.
We had two kind  and friendly facilitators....Ms. Marie Yeo for Assessment of Learning  and Mr. Kenneth Richter for Assessment for Learning. 
The aims of the course are as follows:
  1. understand the key concepts, principles and practices of language assessment of learning and for learning;
  2. identify and design test specification for AfL and AoL in alignment with specific language syllabuses/ courses; 
  3. construct reliable, valid and practical types and modes of AfL and AoL;
  4. analyse, intepret and use data from and results of AfL to provide informed and constructive  feedback to help improve students’ language learning;
  5. evaluate and appraise both AfL and AoL that are currently used in their institution.
 There were 21 participants in that Course: Brunai (2), Indonesia (2), Myanmar (8), Singapore (4), Thailand (3), Vietnam (10, Cambodia (1)
And to get the certificate, course participant are required to evidently demonstrate and apply all the key principles and concepts learned in the course by designing and building an assessment of and for learning relevant to their respective institution or organization

Formative assessment (2 assignment ) : 60 % 
Written Examination (essay)                   : 40 %    
                         










 
And here is the wonderful closing ceremony....









And this is my final result/ grade...ooooh I'm so happy...


Alhamdulillah......








Tuesday, September 1, 2015

GORESAN TANGAN NANDA VANIA QURRATU AINI







Sebenarnya saat dia TK aku sudah melihat potensinya di dunia menggambar walaupun masih dalam taraf mewarnai. Aku saat itu hanya memfasilitasi dengan mendukungnya ikut beberapa kegiatan mewarnai dan menang ato kalah bukanlah sasaran, yang penting dia suka dan menikmati kegiatan itu.

Setelah masuk SD, jujur aku tidak begitu memperhatikan minatnya di menggambar, karena sekarang dia lebih suka membaca dan gemar menceritakan apa yang sudah dibacanya padaku. Komik CONAN dan cerita detektif lainnya adalah favoritnya.
Baru kemarin saja, sejak dia duduk dibangku SMP, aku menemukan beberapa goresan tangannya yang sudah dia pajang di papan tulis di kamarnya. dan aku terhenyak "Benarkah ini goresan tangannya???"











Setidaknya kini sudah kutemukan salah satu minatnya, tinggal aku berusaha mendorongnya memupuk minat itu. Dia bilang dia ingin sekali melihat musium komik di Jepang...haduuuuh Naak semoga ibumu ini mampu mengajakmu berkunjung ke tempat itu yaaaaa....Aamiin YRA....